13 Analisis Statistik Inferensial dan Novelty Artikel - One‒Way MANOVA

Dalam artikel tersebut penelitian berfokus untuk menganalisis perbedaan pengaruh antara model Group Investigation (GI) dan model Explicit Learning (EL) dalam pencapaian keterampilan berpikir kritis, sikap sosial, sikap spiritual, dan karakter siswa dalam pembelajaran fisika. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian kuasi-eksperimental dilakukan dengan menggunakan desain kelompok kontrol non-equivalence posttest only control group design. Populasi penelitian adalah 16 kelas (566 orang) siswa kelas XI MIPA yang berasal dari dua SMA yaitu delapan kelas (280 siswa) SMA 1 Tabanan dan delapan kelas (286 siswa) SMA 1 Kediri Tabanan. Sampel pada masing-masing SMA terdiri dari 2 kelas yang dipilih dengan teknik random assignment. Seluruh sampel adalah empat kelas (140 siswa atau 24,73% dari total populasi), dua kelas belajar dengan model GI dan dua kelas dengan model EL, masing-masing belajar gelombang bunyi dan gelombang cahaya.

A.    Analisis Statistik Inferensial

Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis variansi multivariat satu jalur (one way manova). Hal ini bertujuan untuk menguji perbedaan pengaruh antara model GI dan model EL terhadap keterampilan berpikir kritis, keterampilan sosial, keterampilan spiritual, dan karakter siswa. Hasil pengujian one way manova tertuang pada tabel 5 berikut ini :

Pada tabel 5 diatas menunjukkan bahwa nilai statistik Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, dan Roy's Largest Root berturut-turut adalah F = 21,712 pada sig. = 0,001 < 0,05 . Oleh karena itu, keempat variabel dependen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara perlakuan GI dan EL terhadap keterampilan berpikir kritis, keterampilan sosial, keterampilan spiritual, dan karakter siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa Test of Between-Subjects Effects diperlukan seperti yang ditunjukkan pada Tabel 6 berikut ini.

Tabel 6 tersebut menunjukkan bahwa model GI dan model EL berpengaruh secara signifikan terhadap masing-masing variabel dependen yaitu berpikir kritis siswa (F = 27,294; p  <0,05), sikap sosial siswa (F = 18,943; p < 0,05), sikap spiritual siswa (F = 32,503; p < 0,05), dan karakter siswa (F = 30,170; p < 0,05), dimana perlakuan GI lebih baik dalam mencapai keempat variabel dependen. 

B.   Novelty Artikel

Sumber :

Santyasa, I. W., Kanca, I. N., Warpala, I. W. S., & Sudarma, I. K. (2019). Group Investigation and Explicit Learning Models in Learning Physics at Senior High Schools. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika (JPPPF), 5(2), 203-216.


Komentar

Postingan Populer